1. Pendahuluan
Media sosial adalah media online yang para penggunanya dapat berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan sesuatu hal seperti blog, jejaring sosial, atau suatu forum. Media sosial seperti jejaring sosial atau blog yang akhir-akhir ini sangat banyak dipakai oleh orang-orang dan akhirnya tumbuh dengan sangat pesat baik dari jumlah penggunanya hingga layanan yang ditawarkan. Media sosial dalam pandangan bisnis dapat menjadi media promosi yang tidak terbatas ruang dan waktu dengan biaya rendah entah itu untuk bisnis besar maupun bisnis menengah ke bawah.
2. Teori
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content".
3. Analisa
Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan setiap orang dapat memiliki media sendiri. Pemanfaatannya beragam baik hanya sekedar mengobrol hingga untuk berbisnis. Sepengamatan saya menggunakan media sosial, banyak pebisnis/perusahaan menggunakan media sosial sebagai media promosi, hingga sebagai media pengamatan/menerima feedback langsung dari pengguna/pelanggan. Contohnya adalah ketika suatu perusahaan pembuat software mengeluarkan aplikasi versi beta kepada penggunanya dan para pengguna akan diminta mengirimkan fitur apa saja yang kurang atau kesalahan apa saja yang terjadi di aplikasi yang diluncurkan tersebut. Setelah aplikasi versi beta diluncurkan secara gratis, perusahaan akan mengeluarkan versi yang sudah diperbaiki (menurut tanggapan pengguna) dan akan dikenakan biaya pembelian.
4. Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial
Sabtu, 18 Januari 2014
Jumat, 20 Desember 2013
Strategy of Information Integration
1. Pendahuluan
Perkembangan teknologi mempengaruhi pola pengelolaan suatu perusahaan. Pengelolaan perusahaan yang sebelumnya secara konvensional menjadi lebih modern dengan berkembangnya teknologi. Pengelolaan yang modern yaitu dengan menggunakan bantuan teknologi komputer untuk mengolah data milik mereka hingga menggunakan server dan database tertentu untuk menyimpan data-data yang akan/telah mereka olah.
Pengelolaan data perusahaan dilakukan oleh banyak pegawai yang masuk ke divisi masing-masing dengan job desk masing-masing pula yang akhirnya menghasilkan informasi tertentu yang dapat diolah oleh divisi lain yang membutuhkan atau langsung disimpan ke tempat penyimpanan. Informasi hasil pengolahan data suatu divisi bisa dibutuhkan oleh divisi lain untuk mereka olah lagi untuk menghasilkan informasi lainnya. Proses tersebut dapat dikategorikan sebagai peng-integrasi-an informasi perusahaan. Dengan cara tersebut informasi dapat dibagi (shared) dari satu sistem ke sistem lainnya.
Integrasi informasi diperlukan karena:
a. Adanya kebutuhan konstituen untuk bekerja bersama antar bagian dalam suatu korporasi.
b. Terjadinya pengolahan data antar sistem informasi tiap bagian yang saling terkait, sehingga untuk melengkapi suatu informasi dibutuhkan proses pertukaran data dengan sistem informasi yang lain.
c. Dapat memungkinkan penyediaan real time pengaksesan data.
d. Mengubah data untuk analisis bisnis dan pertukaran data, mengatur penempatan data untuk kinerja, mata uang, dan ketersediaan.
Adanya fenomena integrasi informasi ini mengharuskan manajemen perusahaan melakukan strategi untuk mengatur integrasi informasi (Strategy of Information Integration). Tahap-tahap untuk melakukan strategi tersebut yaitu:
Tahap 1: Exploit Local Capabilities: Mengembangkan kemampuan sistem informasi masing-masing divisi/bagian.
Tahap 2: Conduct Soft Integration: Sistem informasi masing-masing tetap melayani organisasi terkait dan dilakukan proses integrasi dengan menambahkan beberapa komponen yang sekiranya diperlukan setelah hasil diskusi dengan pihak yang terlibat.
Tahap 3: Share Common Resources: Berbagi sumber daya agar efisien.
Tahap 4: Redesign Process Architecture: Desain ulang agar hasil yang didapatkan bisa efektif.
Tahap 5: Optimize Network Infrastructure: Penyesuaian pada infrastruktur organisasi yang ada. Dalam hal ini maka optimalisasi sistem informasi terintegrasi yang bercikal-bakal pada masing-masing sistem informasi organisasi akan menghasilkan sebuah sistem dengan komponen lengkapnya seperti: perangkat keras, perangkat lunak, infrastruktur jaringan, sumber daya manusia, sistem database terpadu, dan lain sebagainya.
2. Teori
Information Integration menurut IBM adalah kumpulan teknologi yang menggabungkan sistem manajemen database, layanan web, replikasi, federasi sistem, dan fungsi pergudangan menjadi sebuah platform.
3. Analisa
Pengelolaan informasi di perusahaan dengan mengintegrasikan informasi adalah suatu ide yang bagus. perusahaan dapat menghemat waktu dan biaya karena pengolahan data sudah terintegrasi sehingga memudahkan masing-masing divisi untuk mengolah datanya tanpa perlu repot-repot mengatur data sumbernya terlebih dahulu agar dapat mereka gunakan. Dengan menjadikan segalanya menjadi satu kesatuan platform, perusahaan tentu harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyediakan perangkat keras dan perangkat lunak hingga menyediakan sumber daya manusia yang ahli untuk mendukung sistem seperti ini.
Selanjutnya, organisasi harus membentuk sebuah strategi khusus untuk mengatur informasi yang terintegrasi tersebut agar dapat digunakan dengan baik, efisien, serta memenuhi standar keamanan data yang terjamin.
Secara pribadi saya tidak pernah melakukan kegiatan mengintegrasikan informasi ini secara langsung terlebih lagi menentukan strategi untuk mengatur informasi yang diintegrasikannya.
4. Referensi
Jumat, 08 November 2013
Corporate Information Management
Aji Ahdiat
58410853
4IA20
1.
Pendahuluan
Kali
ini akan dibahas mengenai Corporate
Information Management (CIM) atau Manajemen Informasi Perusahaan. Pada saat
ini perusahaan ditekankan untuk dapat mengelola data-data perusahaannya dengan
baik agar lebih teratur dan data tetap utuh terjaga. Demi kelangsungan
perusahaan ke depannya, perusahaan membutuhkan pegawai untuk menjalankan
perusahaan dan pemimpin yang cakap dan tegas dalam menjalankan tugasnya dalam
melakukan manajemen organisasi tersebut. Manajemen
merupakan proses yang melibatkan semua kegiatan pengambilan keputusan,
koordinasi upaya kelompok, dan kepemimpinan. Fungsi manajemen adalah
menggabungkan sumber daya manusia, materi, uang, metode, mesin, dan moral untuk
mencapai tujuan perusahaan.
CIM atau dapat dikenal dengan istilah SIM (Sistem Informasi
Manajemen) adalah suatu proses untuk pembentukan strategi, merencanakan pasokan
untuk informasi masa yang akan datang, proses untuk meningkatkan nilai utilitas
suber daya informasi yang tersedia, memastikan kepatuhan terhadap informasi
perundangan yang berlaku dan juga meningkatkan laba atas investasi di teknologi
informasi.
2.
Teori
Menurut Barry E.Cushing, SIM adalah :
‘Suatu sistem informasi manajemen adalah Kumpulan dari
manusia dan sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab
mengumpulkan dan mengolah data untuk mengahasilkan informasi yang berguna untuk
semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian’. (Jogiyanto,2005,14).
Menurut Frederick H.Wu SIM adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan-kumpulan dari
sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen’.(Jogiyanto,2005,14).
3.
Analisa
Menurut
pengertian yang ada, dapat diambil kesimpulan bahwa Sistem Informasi Manajemen
yang diimplementasikan pada suatu perusahaan diharapkan dapat mempertahankan atau
bahkan meningkatkan kinerja perusahaan di masa yang akan datang. Hasil dari pengolahan
sumber daya akan menghasilkan sesuatu yang tergantung pada manusia yang
mengolahnya. Manusia dapat melakukan perencanaan agar pengolahan data yang
diterima menghasilkan hasil yang maksimal.
Pengalaman
saya dalam pengaplikasian SIM secara langsung mungkin belum pernah, tetapi saya
pernah bekerja di suatu perusahaan yang bergerak di bidang TI yang notabene
mengaplikasikan pekerjaan menggunakan sistem terstruktur. Mengapa saya bilang
belum pernah mengaplikasikan sistem ini secara langsung, karena saya hanya bekerja
selama 4 hari karena satu dan lain hal.
4.
Referensi
Kamis, 03 Oktober 2013
E-Commerce dan E-Business
1.
Pendahuluan
Seiring
perkembangan teknologi, kegiatan manusia menjadi lebih mudah. Mulai dari
mencuci pakaian hingga melakukan pekerjaan yang lebih kompleks lainnya seperti
melakukan jual-beli. Transaksi jual-beli yang biasa dilakukan secara
konvensional melalui tatap muka penjual dengan pembeli dapat dipermudah dengan
teknologi yang bernama internet. Internet berperan dalam menghubungkan para
pelaku (penjual & pembeli) dalam berinteraksi. Kegiatan jual-beli seperti
ini biasa dilakukan dengan alasan jarak yang cukup jauh untuk dijangkau dan juga
untuk memperluas sasaran penjualan semaksimal mungkin.
Pemanfaatan
internet dalam kegiatan tersebut dapat dikategorikan salah satunya menjadi E-Commerce dan E-Business. E-Commerce (Perdagangan elektronik) adalah
penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan
jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.
E-Commerce dapat melibatkan transfer
dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori
otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. E-Business (Bisnis elektronik) dapat didefinisikan sebagai aktivitas
yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran
barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai
medium komunikasi dan transaksi,dan salah satu aplikasi teknologi
internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan
pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha.
Dengan
teknologi internet, kehidupan manusia diharapkan dapat lebih ditingkatkan lagi
hingga batas maksimalnya tetapi dengan tidak melupakan cara-cara konvensional
dalam kehidupan sosialnya masing-masing.
2.
Teori
E-Commerce
-
Julian Ding dalam
bukunya E-commerce: Law & Practice, mengemukakan bahwa e-commerce sebagai
suatu konsep yang tidak dapat didefinisikan. E-commerce memiliki arti yang
berbeda bagi orang yang berbeda.
-
Onno W. Purbo dan Aang
Wahyudi yang mengutip pendapatnya David Baum, menyebutkan bahwa: “e-commerce is a dynamic set of technologies,
aplications, and business procces that link enterprises, consumers, and
communities through electronic transaction and the electronic exchange of
goods, services, and information”. Bahwa e-commerce merupakan suatu set
dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan,
konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang,
pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
-
Definisi
dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 4
perspektif berikut:
·
Dari
perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi,
atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik
lainnya.
·
Dari
perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju
otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
·
Dari
perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan
perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service
cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan
pengiriman.
·
Dari
perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual
barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.
E-Business
-
E-business
adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti
perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan,
pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi
komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter.
Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002)
-
Menurut Greenstein dan Vasarhelyi (2004,
p2) ternyata electronic business juga termasuk kepada pertukaran informasi
secara tidak langsung dihubungkan kepada pembeli yang sesungguhnya dan penjual
barang.
- Definisi e-business menurut IBM adalah
sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai
bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan
operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole.
2000).
3.
Analisa
Kegiatan
jual-beli atau bisnis menggunakan media internet diharapkan dapat meningkatkan
kehidupan manusia dengan asumsi “mendekatkan yang jauh” maka pembeli tidak
perlu menggapai penjual yang berada di tempat yang tidak dapat dijangkau
pembelinya. serta, pada sisi penjual juga dapat meningkatkan area cakupan
penjualannya.
Pengalaman
saya dalam melakukan kegiatan tersebut cukup memuaskan, karena dengan sedikit
kesepakatan yang dijalin pembeli dengan penjualnya dan diakhiri dengan mengirim
uang senilai barang yang dijual akhirnya barang yang diinginkanpun sampai dalam
waktu beberapa hari kemudian. Barang yang cukup sulit ditemukan pembeli dapat
dengan mudah ditemukan dengan internet.
Walaupun
kegiatan ini terbilang sangat mudah, tetapi ada sisi negatifnya juga. Banyak penipuan
hingga pencurian identitas karena sifatnya internet yang ‘anonim’, kita tidak
tahu apakah penjual/pembeli tersebut terpercaya atau tidak, maka pembeli/penjual
wajib berhati-hati dalam melakukan kegiatan tersebut.
4.
Referensi
http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronikSenin, 18 Februari 2013
Tugas Softskill: Desain Pemodelan Grafis
Anggota:
Abdul Syukur
Adhitya Priady
Aji Ahdiat
Chresna Ibnu
Aji Ahdiat
Chresna Ibnu
Dwiky Reza
Muhammad Reza Farizky
Muhammad Dani F.
Muhammad Nur Fadhlan
Prahara Muhammad S.
Gambar tersebut adalah bentuk pamflet hasil kreasi kami. Nama produk hanyalah fiktif. Jika terjadi kesamaan di dunia nyata, maka hanya kebetulan semata.
Video iklan penjualan perumahan ini (youtube): Iklan Penjualan Properti
Jumat, 02 November 2012
Desain Pemodelan Grafis
Bisa dikatakan bahwa desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer dan pendesainannya. Dimana pemodelan adalah proses membentuk sketsa kasar suatu obyek yang nantinya akan dibuat. Membuat dan mendesain obyek tersebut sehingga dapat terlihat hidup. Proses ini dikerjakan seluruhnya di komputer.
Perkembangan grafis komputer, atau biasa disebut CG, telah membuat kita dapat berinteraksi dengan mudah dengan komputer , dan lebih baik untuk memahami dan menafsirkan berbagai jenis data. . Perkembangan komputer grafis memiliki dampak yang besar pada banyak jenis media dan telah merevolusi industri dibidang animasi dan video game. Istilah komputer grafis telah digunakan dalam arti luas untuk menggambarkan “segala sesuatu pada komputer yang bukan berupa teks atau suara”. Biasanya istilah komputer grafik banyak digunakan pada beberapa hal:
Jumat, 08 Juni 2012
Langkah-Langkah
Membangun Website hatsunemiku-page Dengan Aplikasi Adobe Dreamweaver CS5
ver. 11 Build 4909 (Trial) + WampServer
Membangun
server:
1. Install
perangkat server pada komputer yang akan digunakan untuk membuat website ini
(misalkan wamp server atau xampp).
2. Setelah
proses instalasi selesai, cek apakah sudah jalan / aktif atau belum web
servernya dengan cara: buka web browser – ketik localhost. Jika yang keluar
pesan kesalahan maka jalankan terlebih dahulu web servernya.
3. Jika pengguna wamp server, cari di windows explorer di direktori C:\wamp lalu klik ganda wampmanager.exe untuk menjalankan server ini. Lalu, cek ulang dengan melakukan refresh pada web browser.
3. Jika pengguna wamp server, cari di windows explorer di direktori C:\wamp lalu klik ganda wampmanager.exe untuk menjalankan server ini. Lalu, cek ulang dengan melakukan refresh pada web browser.
4. Untuk
website ini, buka C:\wamp\www. Pada path ini, buat direktori baru untuk website
ini agar dapat lebih rapih pengaturan data-datanya (misalkan nama direktorinya
ss).
5. Di
dalam direktori ss, buat beberapa direktori baru untuk pengelompokan beragam
jenis file (misalkan direkori untuk lagu, gambar, video).
Menyiapkan
halaman:
Langganan:
Postingan (Atom)

